AS ROMA kembali mengganti pemainnya Tadei oleh Esposito, terlihat Luciano Spalleti hendak menambah daya serang teamnya yang telah ketinggalan agregat 3 gol.
Para pemain ROMA terlihat cukup frustasi karena sulit menembus pertahanan MU , dan hanya bisa melakukan shooting di luar kotak penalti.
Ji Sung mendapat peluang i thru pass rooney namun masi membentur kaki Doni dan bola jatuh ke ats gawang saja.
Sampai akhir pertandingan skor tetap 1-0 agregat 3-0 dan membuat MU melaju ke babak semifinal liga Champion 2008
Iklan
Vacancy Information
Rabu, 09 April 2008
MU VS AS ROMA extended 2
di 13.38 0 komentar
MU AS ROMA - extended
Babak ke 2 kedua tim belum mengganti para pemainnya, masing-masing mencoba membuat peluang, MU memiliki 11 sepak pojok sampai menit 50, namun belum membuahkan hasil maximum. Casseti tidak dpat melanjutkan pertandingan setelah bahu kirinya cedera saat bergumul dengan Carrick sehingga d gantikan Max Tonetto.
Beberapa serangan AS ROMA dapat digagalkan oleh back MU yang di galang Ferdinand dan kawan kawan secara solid.
Setelah 20 menit babak ke 2 berlangsung, pertandingan masih tetap 0-0 dan berjalan sangat menarik dimana kedua team saling menyerang dengan pola masing-masing. Tempo permainan sangat tinggi di tandai dengan banyaknya
Pizaro di tarik mdi gantikan Guly menit ke 68
GOL tevez lewat sundulan menitb70 setelah mendapat umpan crossing Park Ji Sung, membuat score berubah jadi 1-0. agregat 3-0.
MasuknyaRooney masuk menggantikan Giggs dan O Shea menggantikan Carrick , menambah daya serang MU.
Seringkali pekuang AS ROMA
MU kembali menggantikan pemain tengah Anderson dan memasukan Garry Neuvile
di 13.26 0 komentar
MU vs AS ROMA -lag 2 per4ifinal champions 2008
Starting line up MU tidak menyertakan Rooney dan Ronaldo, Sir Alex nampak menympan mereka karena keunggulan agregat 2-0 ketika menang di kandang AS ROMA .30 menit mencoba menyerang pertahanan Roma, belum memberikan gol bagi MU, malah Roma mendapatkan hadiah penalti dari dijatuhkannya Mancini di kotak 16 oleh Brown .Sir Alex protes atas keputusan wasit memberikan hukuman karena jatuhnya Mancini berbau 'diving' sehingga mendapatkan hukuman.Kesempatan bagi Roma, namun de Rossi menendang penalti ke atas mistar gawang dan skir tetap 0-0.
Masih unggul dalam ball possession MU tetap berusaha menggedor pertahanan AS ROMA , hingga turun minum, namun beberapa peluang belum bisa dikonversi menjadi gol oleh pasukan asuhan Alex Fergusson.Penampilan kiper Doni dan back AS ROMA yang sangat disiplin menjaga areanya menjadi alasan gagalnya beberapa peluang MU.
Bukan nya tanpa peluang, tapi hal yang sama juga terjadi pada AS ROMA yang belum dapat memaksimalkan beberapa peluang menjadi gol.
di 12.36 0 komentar
Selasa, 08 April 2008
Liverpool VS Arsenal
Menguasai 57% ball position sampai turun minum hanya membuat liverpool n arsenal mempeoleh score imbang 1-1
Cederanya Flamini yang digantikan Gilberto Silva mungkin akan mengurangi daya gedor arsenal di lini tengah, semestinya hal ini dapat di manfaatkan liverpool untuk unggul pada pertandingan ini.
Gol Torres di menit ke 70 , membuat liverpool berbalik unggul 2-1 , sehingga memaksa pelatih Arsenal Arsene Wenger mengganti Eboue dan Diaby dengan Theo Walcot dan van Persie.
Setelah unggul , pelatih liverpoo Benites menggantiksn Crouch dengan Babel, nampak akan lebih bertahan.
Gol Adebayor di menit ke 83 hasil solo running Walcot membuat Arsenal sedikit aman.
Tapi penalti Gerard di menit 85 setelah terjadi pelanggaran Toure di kotak penalti , membuat liverpool kembali unggul 3-2.
Riise dimasukan menggantikan torres , membuat pertahanan liverpool semakin kuat.
Gol ke 4 liverpool disarangkan oleh Babel di menit 92, membuat hasil akhir 4-2 untuk keunggulan Liverpool.
Arsenal tersisih dari Champion.
di 12.50 0 komentar
Senin, 07 April 2008
Tawar hatiku - extended
lanjutan.....
Saat itu kupikir daku hanya mo berbagi asa dengan temanku seiman,karena daku brasa kecewa dengan pengharapanku, tapi caraku salah, sehingga respon jumi jadi negatif padaku, smsku tidak dibalasnya, berkali-kali teleponku tidak dihiraukan.
Kembali daku membuatnya kecewa, sehingga jumi berbuat seperti itu, itu semua salahku, sebagai teman daku tetap bikin dia kecewa, mungkin daku harus benar2 pergi darinya.
Padahal maxutku hanya pengen membahagiakan jumi, sebagai teman, karena kupikir aku gagal membahagiakan dia sebagai pasanganku, tapi kembali Tuhan berkehendak lain.
Bukan pembelaan diri hal ini ku utarakan, with all do respect. daku akui bersalah dan daku mo minta maap untuk jumi.
Tuhan, kalo masih boleh daku berharap, jumi bisa jadi temenku, tapi klo udah g bisa lagi,berkati jumi dengan kehidupan nya, jagain dia, daku berharap untuk kebahagiaan jumi.
Daku kadang sulit menerima rencana Tuhan dalam hidupku, mungkin karena daku tidak nengenalNya, daku pengen belajar mengenalMu, so help me GOD.
di 16.32 0 komentar
Minggu, 06 April 2008
Tawar hatiku
Keadaan akhir2 ini membuat gwe lelah, capek, dan jengah.
Beribu pikiran mampir dikepalaku, dan kesemuanya membuat daku patah arang,
Semua yang daku buat selalu salah, terutama hal yg berkenaan dengan Jumi mantanku.
Beberapa waktu lalu driku datang ke tempat kantornya yang sedang mengadakan pameran mesin2 garment di benghar IPTN, sukawarna bandung. Jumi bertugas menjaga stand, dan driku datang berkunjung,sekalian menemani temanku etji yang pengen liat mesin garment , Kejadian itu seolah2 mengada-adadan hanya sebuah alibi belaka, tp memang itu yg terjadi.....
Hal yg lainnya, ketika driku di jalan tol k jakarta, nyaris d tubruk truk gandengan dari belakang, setelah itu driku berbagi kepada jumi sebagai temen seimanku, n minta di doain krena kupikir dia lbih beriman dari daku, jd mungkin daku diberi kelancaran tiba di tujuan.
Hasilnya, jumi berpikir daku mengada-ada, dengan semua ini. setidaknya itu yg daku tangkap dari pembicaraan dengan momon sahabatnya.
di 17.26 0 komentar
Rabu, 02 April 2008
Menerima untuk Memberi
Memberi untuk menerima, istilah yang sangat lazim berlaku di berbagai aspek kehidupan kita, seringkali orang melakukan pemberian agar dapat menuai hasil (menerima) pada akhirnya. Lingkup pekerjaan ku juga sangat menerapkan slogan ini , sedikit uraian tentang pekerjaan ku saat ini, diriku bekerja di sebuah perusahaan farmasi di divisi finance, secara garis besar daku mengkontrol pengeluaran perusahaan untuk biaya promosi produk farmasi kami, lebih detail nya lagi kami akan memberikan dana promosi ke 'outlet' dalam hal ini dokter, agar suatu saat outlet dapat memberikan sales bagi produk kami. Sangat jelas prinsip memberi untuk menerima di gunakan pada kondisi perusahaan kami agar bisa bertahan di kancah persaingan Farmasi yang sangat ketat akhir-akhir ini.
Sisi yang ingin diriku angkat ada pada bagian hidupku yang lain, sedikit intro lagi, diriku baru saja putus dengan teman dekat ku sekira 2 bulan yang lalu, kondisi yang terjadi ialah diriku terlalu egois, arogan, galak, mulai males-malesan dalah berhubungan, dan lain sebagai nya. Hal itu membuat dirinya sangat tertekan namun beberapa waktu dirinya berusaha men-denied- hal tersebut, dan memcoba bertahan, namun karena diriu tidak berubah, dan malah menjadi-jadi, maka hal ini membuat dirinya tidak nyaman dan pada kondisi lanjut memutuskan hubungan. Sangat menyakitkan hal tersebut terjadi bagi diriku di saat kebutuhan akan sesosok teman untuk sharing sangat daku harapkan karena pola hidupku sedang berubah dengan pekerjaan yang baru dan lingkungan hidup yang baru (kost).
Penyebab putusnya kami daku rasakan memang bersumber dari diriku, daku terlalu nyaman dengan keadaan hidup yang lurus-lurus saja, dan merasa dirinya tak akan meninggalkan ku walau apapun terjadi.Penyesalan terus merasuki daku karena sangat sulit menemukan sosok seperti dirinya dengan segala keberadaan dan keterbatasanku dia bisa menerima daku apa adanya, tapi daku tidak berlaku seperti itu, diriku selalu ingin mengubah dirinya, dan tidak mau kompromi dengan perbedaan.
Sangat fatal hal itu berlaku dalam hubungan kami dulu, tapi karena egoisnya, sesungguhnya diriku masih belum dapat menerima keadaan ini.
Saat ini diriku ingin ungkapkan bahwa keinginan untuk kembali dengan dirinya dan memperbaiki semuanya sangatlah besar, daku sangat berharap dia mau memberikan aku 1 kali kesempatan lagi. Kesempatan daku untuk memperbaiki hubungan kami agar jadi lebih baik. Daku minta pandangan rekan-rekanku untuk hal ini, dan berbagai macam saran dan kritikan menerpaku, sehingga daku sampai pada suatu keputusan ....
Diriku mau menerima keputusan ini dengan lapang hati dan berharap agar dirinya bahagia, dirinya sangat berhak untuk bahagia karena diriku telah merebut kebahagiaan dari nya selama hampir 4 tahun belakangan.
diriku ingin kembali padanya, tapi diatas segalanya diriku ingin dia bahagia, walaupun itu bisa berarti dirinya akan bersama orang lain, entah diriku sanggup ato tidak melihat dia bersama orang lain, yang pasti diriku akan sangat bahagia kalo dia bahagia. so help me GOD...
salam
ME
di 14.08 0 komentar
Membatasi Keintiman Selama Berpacaran
Orang yang sedang berpacaran kadang-kadang lupa batas-batasnya sampai di mana dia harus intim dengan pasangannya. Sering kali kita mempunyai pendapat, kalau intim itu mesti hubungan tubuh atau secara kontak tubuh bahkan sampai hubungan seksual. Padahal ini seharusnya menjadi bagian terakhir dalam masa persiapan memasuki pernikahan.
Kalau terbalik prioritasnya atau apabila kita langsung masuk ke arah-arah seksual, kita terlalu dekat secara seksual; masalah-masalah yang tadinya ada kita tutupi tapi Pada akhirnya akan muncul lagi, jadi kalau sampai terbalik, kita berpotensi besar untuk mengundang bencana di kemudian hari.
Keintiman yang harus dikedepankan adalah keintiman yang bersifat emosional. Bila keintiman seksual dikedepankan pada masa berpacaran, maka akibatnya adalah timbul perasaan-perasaan negatif seperti rasa bersalah, rasa cemas, rasa takut, rasa marah atau benci, dan rasa kecewa.
Beberapa anjuran untuk mereka yang sedang berpacaran pada saat ini: pertama, jangan memulainya, dan jangan menyentuh-nyentuh, melihat-lihat bagian tubuh yang erotis. Kedua, hindarkan pertemuan di tempat tertutup tetapi biasakanlah bertemu di tempat terbuka. Ketiga yang juga penting adalahmemohon Tuhan melindungi mereka, menjaga mereka.
Jangan takut untuk datang kepada Tuhan. Biarlah buku saku ini dapat memberkati kita semua khususnya yang sedang berpacaran. Terus bertumbuh dalam DIA & semakin serupa denganNya. Soli Deo Gloria…
Penulis:Paul Gunadi
Diriku percaya banyak pasangan yang bermasalah dengan masalah keintiman, diriku termasuk salah satunya. Sedikit dapat diriku gambarkan, beberapa kali berpacaran diriku selalu terjebak dengan keintiman yang berlebihan, segala jenis pembelaan menjadi alasan terjadinya hal tersebut. Sebagai seorang laki-laki diriku merasa berhak untuk memperoleh keintiman saat berpacaran karena hal itu akan memperlihatkan seberapa 'penyerahan' seorang wanita atas pasangannya, seberapa sayang sih wanita terhadap pasanganya.
Setelah berlangsung beberapa lama, diriku mencoba mencari kebenaran tentang cara pikirku ini, dan tentunya banyak yang setuju untuk mengatakan SALAH , untuk pola pikir dan pola laku yang diriku uraikan diatas, tapi mungkin ada juga beberapa yang setuju dengan berbagai alasannya masing-masing,
Tiba pada suatu titik dimana keintiman mulai membosankan dan ingin di tingkatkan menjadi keintiman yang lebih lagi, terus dan terus... berkembang....terus dan terus tanpa henti... kita tidak akan tahu kapan kita harus berhenti.
Sangat beruntung bila kita masih punya hati untuk tahu keintiman yang kita umbar selama ini SALAH. Banyak pasangan yang sudah tidak memiliki telinga, mata dan kepala hati untuk bisa dengar-dengaran akan suara hati yang BENAR yang keluar dari lubuk hati paling dalam.
Ketika kita di ingatkan untuk berhenti, ada baiknya kita berhenti sebelum peringatan akan bekerja dengan cara yang sangat 'keras'.Jadi sebelum anda kehilangan semuanya ..... ya SEMUA nya , lebih baik anda tinggalkan keintiman saat berpacaran sekarang juga, karena semua sia-sia adanya....
Minta lha Tuhan berkarya atas hidupmu, sekarang atau tidak selamanya ....
salam
ME
di 07.24 0 komentar
Pengabdian
Pengabdian Total
Bukan hanya sebagian, tetapi semuanya. Bukan untuk waktu yang pendek, melainkan selama hidup itu masih diberikan Tuhan.
Pengabdian untuk mengasihi
Setelah berbagai macam peristiwa yang terjadi, seringkali perasaan dan emosi untuk mengasihi menjadi lenyap. Saat itulah keduanya seharusnya tetap mengasihi, bukan lagi dengan emosi atau perasaan, melainkan dengan kehendak dan komitmen, sampai emosi dan perasaan itu muncul kembali. Begitulah keduanya belajar untuk setia mengasihi
Pengabdian untuk bebas dari masa lalu
Banyak kehidupan berpasangan hancur oleh karena kenangan pahit masa lalu yang tersimpan menjadi sakit hati. Berbuat kesalahan, beda pendapat, salah paham, dan perselisihan adalah bagian dari kehidupan berpasangan. Setiap kali hal itu terjadi, keduanya harus dapat menyelesaikan dan kemudian tidak mengingatnya lagi.
Pengabdian untuk berubah
Ingin menang sendiri adalah bentuk kesombongan dan awal dari kehancuran. Diri kita belum sempura begitu pula pandangan kita. Jika keduanya melakukan kesalahan dan kemudian menyadarinya, maka kerelaan untuk berubah adalah bentuk nyata kasih.
Pengabdian untuk menyelesaikan konflik
Konflik yang tidak diselesaikan atau tidak tuntas membuat banyak masalah dikemudian hari. Di dalam kehidupan berpasangan sesekali terjadi konflik, disinilah keduanya harus belajar untuk menyelesaikan konflik yang ada secara tuntas dan ini membutuhkan itikad baik dari keduanya.
Pengabdian untuk menguasai kemarahan
Janganlah keduanya hancur oleh karena kemarahan, apapun yang terjadi, keduanya harus menguasai dan mengendalikan kemarahan. Alkitab memberi batasan sampai matahari terbenam.
Pengabdian untuk mengampuni dan berdoa bersama
Pengampunan adalah prinsip hidup orang percaya, makin banyak waktu yang diberikan untuk bergaul dengan seseorang makin besarlah kemungkinan terjadi perselisihan. Demikian juga dalam berpasangan saling mengampuni dan berdoa bersama adalah kunci hidup berpasangan yang langgeng.
Pengabdian untuk bersekutu
Akan berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum bersehati?
Bersekutu bersama adalah kunci dari kesehatian dan juga merupakan tindakan nyata untuk melibatkan Tuhan di dalam kehidupan berpasangan sehari-hari. Bersekutu bersama juga memberikan contoh nyata kehidupan kristiani bagi orang lain.
Pengabdian untuk mengerti
Mengerti orang lain adalah perkara sulit, namun lebih sulit untuk mengerti diri sendiri masuk dalam kehidupan berpasangan akan membuat kesadaran bahwa ada banyak hal yang belum dimengerti dari diri sendiri. Kehidupan berpasangan juga adalah kehidupan saling membantu mengerti diri.
Pengabdian untuk berkomunikasi
Setiap permasalahan yang terjadi adalah bersama dan harus dihadapi bersama. Tidak dapat dikatakan bahwa itu adalah persoalan paanganku atau bukan persoalan pasanganku. Itu sebabnya komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan dalam kehidupan berpasangan.
Pengabdian untuk mengambil keputusan bijaksana
Banyak kali suatu keputusan yang diambil dalam keadaan emosi justru berakibat menghancurkan, oleh sebab itu dalam menghadapi berbagai macam persoalan harus mengambil keputusan bijaksana dengan hati yang dingin dan dengan bantuan pasangan.
Pengabdian untuk mengevaluasi
Pengharapan-pengharapan dalam hidup berpasangan seringkali kenyataan yang ada tidak sesuai dengan pengharapan. Tanpa menyesali segala sesuatu yang telah terjadi dibutuhkan kedewasaan sikap untuk dapat mengevaluasi pengharapan-pengharapan yang pernah dibuat dan diperbaiki bersama.
Pengabdian untuk mengembangkan sasaran
Sejalan dengan hidup berpasangan, menghadapi perubahan dari segala sesuatu yang ada di sekitar, oleh sebab itu keduanya perlu untuk mengembangkan sasaran hidup bersama seturut firman Tuhan.
Pengabdian untuk saling melayani
Melalui kehidupan berpasangan, keduanya belajar untuk hidup bagi orang lain, bukan lagi hanya bagi diri sendiri dan ini bukanlah hal yang mudah, oleh sebab itu perlu untuk membuat suatu pengabdian saling melayani. Kasih akan menolong untuk mengerti kebutuhan orang yang dicntai.
Pengabdian untuk membina hubungan baik dengan keluarga pasangan
Membina hubungan baik tidak hanya perlu dengan pasangan saja, namun juga dengan keluarga pasangan dan dengan berbuat begitu merupakan pernyataan kasih serta pengucapan syukur kepada Tuhan.
Di atas semua hal di atas adalah Pengabdian bersama untuk melayani TUHAN Inilah tujuan utama Tuhan di dalam hidup berpasangan ialah agar dapat bersama-sama melayani Tuhan, saling tolong menolong dan bekerja sama menyelesaikan panggilan dan tanggung jawab yang sudah Allah berikan.
sabda.org
Mencermati artikel di atas sepertinya begitu simpel, bgitu nyata, dan sangat menyejukan, pada kenyataan nya mungkin akan berkembang sangat kompleks dan terkait dengan hal-hal yang lain. Seperti hal mengampuni, kita sangat kenal dengan istilah 'Sabar ada batasnya', sangatlah sulit bagi diriku pribadi untuk bisa mengampuni seseorang yang telah bersalah kepadaku, atas dasar diriku adalah manusia yang banyak di lingkupi keterbatasan, maka maklumlah adanya bila kita tidak mengampuni seseorang yang telah bersalah kepada kita .
Tapi bila kita berpikir selalu untuk memaklumi kemanusiaan kita, dan berkompromi dengan hal tersebut, maka yang akan terjadi adalah hilangnya pengharapan, kita akan menjadi sosok yang hanya puas dengan keadaan saat ini kita nikmati, cenderung merasa cukup, dan kurang berusaha untuk sesuatu yang lebih baik di depannya
Mungkin diriku juga bukan orang yang sedang ber-pengharapan saat ini, diriku merasa selama ini sudah sangat berupaya untuk tetap berharap pada Tuhan, tapi selalu gagal dan gagal yang diriku terima, jawaban- jawaban yang harus aku cari sendiri kebenaran dan keabsahannya, sangat membuat diriku bimbang atas Pengharapan.Dimana pengharapan itu bersembunyi? di mana jawaban doaku di simpan? haruskah aku memecahkan 'kode' untuk bisa menemukan pengharapan dan jawaban doaku ? Atau mungkin aku salah memiliki pengharapan atau salah caraku berdoa ? Atau semua ini terjadi hanya karena suatu kebenaran belaka yang berjalan seiring waktu tanpa ada pengendali ?
sepertinya pertanyaan-pertanyaan ini banyak berkecamuk di kepala ku...
satu hal yang pasti diriku masih sedang mencari jawaban dan pengharapan.... entah sampai kapan ....
bagaimana dengan anda.... ??
di 07.02 0 komentar
